Pelatihan Foto Asyik Konsumen Melirik

Cilacap, Kamis 24 September 2020, Rumah BUMN dan PLUT Cilacap kembali adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Usaha “Foto Asyik Konsumen Melirik”. Diikuti oleh para pelaku UMKM yang sudah berjualan secara online, baik di marketplace maupun melalui media sosial.

Saat ini sarana promosi yang cukup efektif adalah media sosial. Dengan gambar produk yang menarik, akan menyedot perhatian calon konsumen. Karenanya perlu pengetahuan dalam membuat atau menghasilkan foto yang benar-benar unik dan menarik. Dengan kecanggihan teknologi smartphone, kita tak perlu keluar uang lagi untuk membeli kamera digital profesional (DSLR /red). Dengan fitur yang tersedia pada kamera smartphone, sudah bisa menghasilkan foto produk yang lebih menarik.

Azka Donan Elmursyidy, S.Sos, Konsultan PLUT Bidang Pemasaran, menyajikan ragam pengetahuan berfotografi produk. Fokus bahasan pada kamera yang dipakai, pencahayaan, serta konten dan konsep obyek foto yang akan diambil gambar. Pengambilan foto produk untuk marketplace maupun media sosial tidak jauh berbeda. Hanya saja, syarat penggunaan foto untuk marketplace kebanyakan berlatar belakang warna polos, biasanya putih. Produk sebagai objek foto juga harus terlihat keseluruhan, tidak terpotong. Karenanya bisa dibuat khusus dengan studio foto mini.

Lain hal dengan Media Sosial, kita bebas berkreasi. Yang terpenting adalah bagaimana membuat foto yang menurut kita unik, menarik, dan asyik. Produk sebagai obyek foto bisa dibuat seperti apapun. Disajikan dengan cara apapun. Latar foto tak harus polos. Pengambilan gambar bisa indoor atau outdoor. Pun masih boleh diberikan ragam hiasan. Istilah sekarang, adalah bagaimana membuat foto yang instagramable.

Materi kedua terkait dengan legalitas usaha dan standarisasi, disampaikan oleh Sahid Hidayat, S.IP, Kepala Seksi Fasilitasi Usaha Mikro DPKUKM sekaligus Koordinator PLUT Cilacap. Ijin usaha menjadi penting sebagai jaminan kepastian hukum dalam menjalankan usaha. Baik bagi produsen/ penjual maupun konsumen. Perijinan usaha saat ini, diakses melalui sistem online single submission (OSS). Yang di masing-masing daerah, kewenangannya pada PTSP (Perijinan Terpadu Satu Pintu).

Selain ijin usaha, produk yang dipasarkan juga harus memiliki ijin edar. Baik berupa PIRT maupun MD BPOM dari dinas kesehatan. Tujuannya jelas, bahwa produk yang telah memiliki perijinan tersebut, adalah layak dan aman dikonsumsi. Demikian halnya, bila didukung Sertifikasi Halal, selain layak dan aman. Konsumen terutama yang muslim, akan semaik yakin bila mengkonsumsi produk tersebut dirinya terhindar dari sesuatu yang haram dikonsumsi.

Foto produk menjadi bagian penting dalam menunjang promosi dan pemasaran. Terutama melalui media sosial, terbilang sangat efektif. Tinggal posting foto, banjir orderan. Harapannya, para pelaku UMKM bisa membuat foto produknya sendiri. Dengan tampilan cantik, menarik, dan unik.[fz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code