Pelatihan Perencanaan Keberlangsungan Usaha Bagi UMKM RKB Cilacap

RKB Cilacap, Sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan usaha para pelaku UMKM Cilacap. RKB Cilacap menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan “Usaha Terencana Jualan Membahana”. Pada hari Kamis, 16 Juli 2020, bertempat di Gedung PLUT Cilacap. Kegiatan yang melibatkan 40 peserta pelaku UMKM minuman, dengan tetap memperhatikan standar prosedur layanan sesuai protokol penjagaan kesehatan di masa new normal.

Kegiatan yang dibuka oleh Sahid Hidayat, S.IP selaku Koordinator RKB Cilacap dan PLUT KUMKM Kabupaten Cilacap. Dalam sambutannya, meski kegiatan-kegiatan pelatihan sudah mulai dilaksanakan. Namun perlu untuk tetap waspada dengan adanya pandemi covid-19. Tentu dengan tetap mengutamakan untuk menjaga diri sesuai protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Adanya kegiatan ini, agar menjadi panduan langkah pengembangan usaha. Terlebih ketika kondisi sekarang, mulai akan bangkit kembali.

Kegiatan tersebut menghadirkan Enden Primandika, Konsultan PLUT Cilacap dan Aditya Prakoso, Perwakilan dari CitraWeb Jogja sebagai nara sumber pengisi materi.

Pada sesi pertama, Aditya dari CitraWeb, menjelaskan tentang pentingnya pemasaran online melalui ecommerce. Terlebih di masa sekarang, new normal, pemasaran online menjadi salah satu solusi dari adanya social distancing dan physical distancing. Selain itu, branding adalah hal yang mutlak diperlukan untuk menjadi identitas dalam menjalankan usaha. Untuk membranding diri dan usaha perlu sarana, salah satunya yakni website dengan domain sendiri. Mengingat peserta adalah pelaku usaha minuman, maka bisa menjadi peluang menaikkan brand lokal. Hingga materi sesi pertama berakhir, kemudian ditawarkan peluang membuat website jualan bagi UMKM melalui CitraWeb.

Selanjutnya di sesi kedua, Enden, memberikan gambaran tentang pentingnya merencanakan kebangkitan kembali usaha yang dijalankan. Dari yang selama pandemi benar-benar terpuruk bahkan vakum sekalipun. Dengan salah satu tools bisnis, yang dinamakan Smart Model Bisnis, pelaku usaha bisa melakukan pemetaan terhadap usahanya. Apa saja yang masih dipunyai, lalu senjata dan strategi apa yang akan dibawa dalam usaha bangkit kembali tersebut.

Harapannya materi yang didapat, bisa diterapkan oleh para pelaku usaha. Serta masing-masing UMKM bisa kembali menjalankan usaha sebagaimana biasanya di masa new normal ini.[fz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *