PLUT-KUMKM Kalimantan Barat Fasilitasi 135 Dokumen OSS Usaha Mikro Kecil

PONTIANAK- Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Prov. Kalbar pada Dinas  Koperasi UKM Prov. Kalbar telah memfasitasi sejumlah 135 Usaha Mikro untuk mendapatkan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).

Demikian dikemukakan Rommy Hermanto, S. Kom selaku Konsultan Pendamping Pengembangan TI dan Resny Chrisviani Denni SE selaku Konsultan Pendamping Bidang Produksi PLUT-KUMKM Prov. Kalbar seusai Anselmus S. Sos selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi UKM Prov. Kalbar menyerahkan secara simbolis dokumen NIB (Nomor Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) sekaligus yang diproses melalui Lembaga OSS, Rabu 4 September 2019, di Gedung PLUT-KUMKM Prov. Kalbar.

Sri Kurniawati si penerima dokumen NIB dan IUMK yang bergelut dibidang usaha fashion dalam kesempatan itu mengemukakan kegembiraannya telah mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan dokumen NIB (Nomor Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) sekaligus untuk usaha pakaiannya yang terletak di Kelurahan Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Menurut Anselmus, kemudahan dan cepatnya proses perizinan yang difasilitasi PLUT-KUMKM Prov. Kalbar ini hendaknya benar-benar dimanfaatkan bagi pelaku usaha mikro untuk mengurus perizinannya agar mempermudah Pemerintah setempat melakukan pendampingan, pembinaan dan pelatihan yang dibutuhkan. “Kalau semua usaha terdapat dengan klasifikasi usahanya, maka kita akan mudah melakukan pembinaan,”ujar Anselmus.

Dalam kunjungan kerja Wardoyo, S. Sos.,  MM selaku Sekretaris Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kamis 18 Juli 2019 lalu, ke Gedung PLUT-KUMKM Prov. Kalbar menyampaikan kegembiraannya bahwa para konsultan yang ada mampu menfasilitasi perizinan usaha mikro untuk mendapatkan dokumen NIB (Nomor Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil).

Ditegaskan kembali oleh Anselmus, Online Single Submission (OSS) ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Oleh Kemenkop RI ditindaklanjuti dengan Permenkop UKM Nomor 02 Tahu 2019 tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elekronik Bagi Usaha Mikro Dan Kecil.

Dalam aplikasinya dapat ditempuh dengan 3 (tiga) cara, pelaku usaha lakukan sendiri input dan upload datanya; Melalui fasilitasi konsultan pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar atau; Melalui perizinan terpadu satu pintu di kabupaten/kota masing-masing.

“Jika para pelaku usaha mikro sibuk berproduksi, para konsultan pendamping PLUT-KUMKM bisa memfasilitasi pembuatan perizinan berusaha agar para pelaku usaha semakin mendapat perlindungan hukum dan kepastian berusaha,”ujar Anselmus mengingatkan.

Sementara itu Rommy dan Resny yang secara teknis langsung mengakses ke Lembaga OSS untuk memproses perizinan usaha mikro mengemukakan, keluhan utama yang dialami dari klien adalah kesalahan terkait e-mail. “Jika terlanjur salah meng-up load alamat e-mail klien, maka prosedurnya klien harus membuat surat pernyataan bermeterai untuk perubahan alamat e-mail dimaksud,”ujar Resny.

Selain itu menjelang siang kuota pendaftaran sudah habis, karena banyak yang mendaftar OSS dari seluruh Indonesia.

Sebagaimana diketahui Pemerintah menetapkan kebijakan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) adalah perizinan berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota kepada pelaku usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

OSS digunakan dalam pengurusan izin berusaha oleh pelaku usaha dengan karakteristik sebagai berikut: Berbentuk badan usaha maupun perorangan; Usaha mikro, kecil, menengah maupun besar; Usaha perorangan/badan usaha baik yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum operasionalisasi OSS. Usaha dengan modal yang seluruhnya berasal dari dalam negeri, maupun terdapat komposisi modal asing.

Manfaat menggunakan OSS adalah mempermudah pengurusan berbagai perizinan berusaha baik prasyarat untuk melakukan usaha (izin terkait lokasi, lingkungan, dan bangunan), izin usaha, maupun izin operasional untuk kegiatan operasional usaha di tingkat pusat ataupun daerah dengan mekanisme pemenuhan komitmen persyaratan izin. Memfasilitasi pelaku usaha untuk terhubung dengan semua stakeholder dan memperoleh izin secara aman, cepat dan real time. Memfasilitasi pelaku usaha dalam melakukan pelaporan dan pemecahan masalah perizinan dalam satu tempat. Memfasilitasi pelaku usaha untuk menyimpan data perizinan dalam satu identitas berusaha (NIB).

Adapun prasyarat sebelum mengakses OSS, memiliki NIK dan menginputnya dalam proses pembuatan user-ID.

Menurut Suherman SE selaku Koordinator Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar, prosedur menggunakan OSS, pembuatan dan aktivasi akun OSS UKM, nantinya akan difasilitasi oleh para konsultan pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar. “Peminat perorangan usaha mikro khususnya cukup datang bawa KTP, punya e-mail, isi formulir, selanjutnya akan kita proses,”ujar Suherman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *