Pelatihan Kerajinan Ekonomi Kreatif Warga Binaan LAPAS Kelas II B Tanjungpandan Oleh PLUT KUMKM Kabupaten Belitung

Tanjungpandan, 31 Juli 2019

Sinergitas yang dibangun antara Pusat Layanan Usaha Terpadu ( PLUT-KUMKM) Kabupaten Belitung dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan  membuahkan hasil manis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bertempat di Aula Utama, sebanyak 20 WBP Lapas Kelas IIB Tanjungpandan mendapatkan pelatihan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh tim konsultan PLUT -KUMKM Kabupaten Belitung, Rabu (31/7/2019).

Kegiatan yang menghadirkan narasumber pelaku usaha binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Belitung diantaranya adalah YOYOK ( UMKM Basinglah ), Dezie (Kerajinan Tuwis) serta ASTUTI ( UMKM Dina Dini ) ini memberikan Pelatihan di bidang Kerajinan Kayu Bekas, Kerajinan Cangkang Kerang serta Kerupuk Kulit Ikan Birai kepada WBP dari mulai mengolah bahan mentah sampai pengemasan dan siap jual di pasaran.

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat mengasah kembali kreatifitas WBP dibidang UMKM dan dapat menjadi bekal keterampilan bagi WBP ketika bebas nanti.

Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan, Seno Utomo menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada PLUT KUMKM Kabupaten Belitung dan berharap kegiatan ini terus berlanjut pada waktu yang akan datang.

Ia berharap WBP dapat menyerap ilmu yang diberikan dan berguna ketika sudah keluar dari penjara.

"Saat ini Kabuputen Belitung tengah gencar membangun sektor pariwisata dan kami turut mendukung upaya tersebut dengan memberikan pembinaan maksimal kepada WBP yang saat ini masih menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan karena sebagian dari mereka merupakan penduduk asli Pulau Belitung. Diharapkan dengan bekal yang didapatkan mereka dapat menjadi bagian dari bangkitnya sektor pariwisata di Kabupaten Belitung," ungkap Kalapas dalam siaran rilis Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kamis (1/8/2019)

Pimpinan PLUT-KUMKM Belitung Mula Samsosir  menyampaikan pelatihan ekonomi kreatif ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi segenap warga binaan.

Dengan demikian pelatihan ini bisa menjadi bekal bagi WBP setelah menyelesaikan masa binaannya. Diharapkan nanti mereka mampu menjadi wirausaha mandiri disektor kreatif dan kuliner dan mampu mendukung laju pembangunan sektor Pariwisata di Kabupaten Belitung.

"Dalam kegiatan ini mereka akan diajarkan membuat olahan kerupuk kulit ikan, membuat lampu hias dari bahan cangkang kerang dan membuat gantungan kunci dari bahan kayu perancah. Bahan-bahan ini terdapat disekitar lingkungan kita dan murah, tetapi jika diolah dan dikemas sekreatif mungkin dapat menjadi barang yang memiliki nilai jual tinggi," jelas Mula.

 

Kasi Binapi Giatja lapas kelas IIB Tanjungpandan Heri, melalui Kasubsi Bimbingan Kerja (Bimker) M Jawad Cirry menjelaskan banyak WBP di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan yang memiliki keahlian dan keterampilan apalagi dikaitkan dengan UMKM."Kami terus berupaya agar kreatifitas WBP ini tidak terpenjara dengan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga. Kami berharap WBP yang mengikuti pelatihan ini mampu membuat lapangan pekerjaan saat keluar dari lapas. Sehingga tidak dipandang sebelah mata saat berada di tengah-tengah masyarakat, apalagi mereka masih berusia produktif," ungkap Jawad.

Penulis: Deyan Rizki ( nimdA)
Editor: Feldi Herisyah Putra ( Konsultan Bidang produksi )

 

One thought on “Pelatihan Kerajinan Ekonomi Kreatif Warga Binaan LAPAS Kelas II B Tanjungpandan Oleh PLUT KUMKM Kabupaten Belitung

  • August 1, 2019 at 9:55 am
    Permalink

    Sukses Selalu Buat Tim Konsultan PLUT Belitung

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *