PELATIHAN STANDARISASI PRODUKSI BAGI UMKM RKB CILACAP

RKB Cilacap--, Dalam rangka peningkatan kapasitas dan kemampuan usaha para pelaku UMKM Cilacap. RKB Cilacap menggelar Pelatihan “Kualitas Oke Jualan Rame”. Pada hari Senin, 6 Juli 2020, bertempat di Gedung PLUT Cilacap. Kegiatan yang melibatkan 40 peserta pelaku UMKM, dengan tetap memperhatikan standar prosedur layanan sesuai protokol penjagaan kesehatan masa new normal.

Kegiatan yang dibuka oleh Agus Firmanudin, S.Sos, M.Si selaku Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Mengah (DPKUKM) Kabupaten Cilacap. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini sebagai awalan untuk kegiatan pelatihan lainnya meski masih pandemi covid-19. Tentu dengan menjaga protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, materi yang disampaikan bisa diterapkan dalam menjalankan usaha. Juga dalam rangka meningkatkan kemampuan usaha.

Menghadirkan Anisha Dian Iswahyuni, Konsultan PLUT Cilacap dan Sahid Hidayat, Koordinator PLUT Cilacap sebagai nara sumber pengisi materi. Juga menghadirkan dari perwakilan Himpunan Masyarakat Anti Narkoba (HIMABA) Cilacap yang melakukan sosialisasi.

Pada sesi pertama, Anisha menjelaskan materi tentang Standarisasi produk  dan Alat Produksi. Bahwasanya, apa pengertian dari standarisasi itu sendiri. Termasuk standar nasional indonesia, dengan penjelasan alur produksi yang sesuai keamanan produk pangan. Contoh desain tempat produksi yang sudah berstandar. Syarat standar kemasan yang bisa digunakan untuk kemasan makanan dan minuman.

Selanjutnya di sesi kedua, Sahid Hidayat memberikan paparan tentang kemasan dan pelabelan. Label dan kemasan bisa saja menjadi bagian dari branding produk yang dihasilkan atau dijual. Ditambah dengan tagline/ kata-kata pengingat yang khas. Dalam kemasan, juga perlu diperhatikan beberapa ketentuan seperti nama produk, nama produsen, tanggal kadaluarsa, izin edar makanan,  komposisi, volume/ berat. Selain itu, desain kemasan yang menarik akan berpengaruh pada minat pembeli.

Dengan materi yang telah diberikan, hendaknya dapat memberi pemahaman dan ilmu yang bisa dijadikan pedoman baku. Harapannya bisa diterapkan oleh para pelaku usaha, khususnya produk makanan dan minuman kemasan. Serta masing-masing UMKM memiliki standar kualitas produk dan kemasannya masing-masing yang tetap memperhatikan aturan izin edar makanan.[fz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *