Pemberdayaan UMKM Menuju Industri 4.0 Bersama Marketplace Tokopedia

PONTIANAK- Untuk mencapai pemerataan ekonomi secara digital diperlukan dukungan marketplace berbasis teknologi informasi bagi penggiat UMKM, sehingga trend penjualan produk secara online diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar.

Penggiat UMKM yang produknya berorientasi pasar terbuka harusnya bersiap memasuki era perekonomian secara digital.

Demikian dikemukakan Drs. Ahi, MT selaku Kepala Dinas Koperasi UKM Prov. Kalbar, saat menyampaikan Pelatihan Pemberdayaan UMKM Menuju Industri 4.0 bersama Marketplace Tokopedia,  Selasa 30 Juli 2019, di Aula Dinas Koperasi UKM Prov. Kalbar. Turut mendampingi Kepala Bidang Pemberdayaan UKM pada Dinas Koperasi UKM Prov. Kalbar, Jimmi Tiro ST, MT dan Suni SE, M.Si selaku Sekeretaris Dinas Koperasi UKM Prov. Kalbar serta Awwe Tsamma selaku Public Policy and Government Relations Specialist Tokopedia. Adapun peserta Pelatihan Pemberdayaan UMKM Menuju Industri 4.0 Bersama Marketplace Tokopedia ini diikuti sejumlah 100 peserta.

Menurut Ahi, pemberdayaan UMKM, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, memang harus menuju industri 4.0 yang diantaranya bersama marketplace. Oleh karena itu kegiatan pelatihan terhadap penggiat UMKM harus dilaksanakan dan menjadi mandatori kegiatan pemerintah untuk mengawal kegiatan UMKM agar senantiasa dapat terukur dan Naik Kelas.

Sebagaimana diketahui, Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia dengan misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Sejak didirikan pada tahun 2009, Tokopedia telah bertransformasi menjadi sebuah unicorn yang berpengaruh tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara.

Dikemukakan Awwe Tsamma, layanan Tokopedia sudah dapat menjangkau 97 persen kecamatan di Indonesia sehingga memberikan peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku UMKM.

Dijelaskan Awwe Tsamma, Tokopedia memiliki bisnis marketplace terdepan di Indonesia yang memungkinkan setiap individu, toko kecil, dan brand untuk membuka dan mengelola toko daring. Hingga saat ini, Tokopedia menjadi marketplace yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Sejak diluncurkan, layanan dasar Tokopedia dapat digunakan oleh semua orang secara gratis.

Adapun visi  Tokopedia "Membangun sebuah ekosistem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apapun". Tokopedia telah memberdayakan jutaan pedagang dan konsumen untuk berpartisipasi dalam masa depan perekonomian. Tokopedia secara konsisten mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara daring.

Usaha ini juga terlihat dari berbagai program yang dibuat maupun diinisiasi oleh Tokopedia dengan bekerjasama dengan Pemerintah dan pihak-pihak lainnya.

Sejak tahun 2018, Tokopedia juga menghadirkan Tokopedia Center. Experience center ini telah diluncurkan di beberapa kota di Indonesia, dua diantaranya adalah Boyolali dan Padang. Melalui Tokopedia Center, pengunjung dapat melakukan transaksi secara online-to-offline (O2O), membayar tagihan, membeli tiket, mendapatkan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi Tokopedia, belanja secara interaktif, sampai mencari inspirasi untuk memulai usaha daring secara gratis.

Secara terpisah, Suherman SE selaku Koordinator Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar mengemukakan kesempatan pemberdayaan UMKM Menuju Industri 4.0 Bersama Marketplace Tokopedia ini adalah kesempatan yang baik bagi pelaku UMKM untuk mengenal, mengakrabi dan memulai menggunakan marketplace sebagai orientasi ke depan jika mau menjawab kebutuhan pasar global untuk berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *