Muda: Lulusan Perikanan Ujung Tombak Pembangunan Desa Perairan Tawar Asin Payau

PONTIANAK- Pendidikan keahlian perikanan yang sudah dibekali kepada siswa-siswi Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri (SUPM Negeri) Pontianak, hendaknya mampu diterapkan di dunia usaha yang diminati karena pendidikan vokasi semacam ini diyakini mampu membentuk karakter pembangunan yang tangguh.

Sebagai generasi muda yang masih jauh jangkauan harapannya, raih cita-cita dan pastikan mencapai kesejahteraan sesuai dengan keahlian yang sudah dibekali sehingga berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa.

Demikian dikemukakan Muda Mahendrawan selaku Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sabtu 15 Juni 2019, saat menyampaikan kata sambutannya dalam acara Wisuda Lulusan SUPM Negeri Pontianak yang ke-48 sejumlah 186 orang, Tahun Ajaran 2018/2019, di Kampus SUPM Negeri Pontianak, Jalan Pembangunan Nipah Kuning, Kabupaten Kubu Raya.

“Garaplah potensi perairan tawar, payau dan asin secara maksimal, dengan ilmu yang sudah dibekali, sehingga membuahkan hasil berupa kesejahteraan keluarga, masyarakat dan bangsa,”ujar Muda Mahendrawan.

Dalam kesempatan itu  Bupati Kubu Raya berkenan menyaksikan penandatangan kesepakatan kerjasama antara SUPM Negeri Pontianak dengan Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) Prov. Kalbar.

Dikemukakan Mustafa S.P., M. Si. selaku Kepala SUPM Negeri Pontianak,  kerjasama dengan pihal PLUT-KUMKM ini sangat penting karena terkait kegiatan pembinaan, pelatihan, pendampingan produksi dan produktivitas, nilai tambah dan daya saing pada produk yang dihasilkan para pelajar SUPM Negeri Pontianak, baik yang masih duduk dibangku sekolah menuntut ilmu maupun kepada para alumni.

Selain itu kerjasama ini bertujuan menumbuh-kembangkan minat wirausaha pemula dan wirausaha mandiri sedari dini kepada para pelajar sejak dibangku sekolah sesuai dengan pilihan kompetensi keahlian jurusan Program Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP), Program Keahlian Teknologi Budidaya Perikanan (TBP), Program Keahlian Teknika Perikanan Laut (TPL), Program Keahlian Nautika Perikanan Laut (NPL).

“Meskipun setelah lulus mereka bebas memilih sesuai dengan minatnya, namun dengan adanya pendampingan dari PLUT-KUMKM ini harapannya para lulusan SUPM Negeri Pontianak, dapat terus dapat dimonitor perkembangannya,”ujar Mustafa.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, sehubungan dengan kerjasama antara SUPM Negeri Pontianak dengan PLUT-KUMKM Prov. Kalbar mengemukakan harapannya agar dapat mendukung visi pemerintahannya, yakni Terwujudnya Kabupaten Kubu Raya yang Bahagia, Bermartabat, Terdepan, Berkualitas, dan Religius. Sedangkan misinya, meningkatkan budaya kerja dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Peningkatan pelayanan publik yang mendasar dan perbaikan kualitas hidup masyarakat. Penguatan otonomi desa dengan meningkatkan jumlah desa mandiri. Peningkatan penguatan aktivitas dan kelembagaan bernuansa religius di seluruh lapisan masyarakat. Penguatan peran perempuan untuk kemandirian ekonomi.

Sementara itu Suherman selaku Koordinator Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar dalam kesempatan terpisah mengemukakan pihaknya berkewajiban memberikan materi pembinaan, pelatihan, pendampingan terkait produksi dan produktivitas, nilai tambah dan daya saing produk. Berkewajiban meningkatkan kualitas dan kompetensi sumberdaya manusia, nilai tambah dan daya saing UMKM perikanan. Berkewajiban mendampingi, membimbing dan membina para pelajar dan alumni untuk dapat konsisten menekuni dunia usaha sesuai dengan bidang jurusan yang ditekuni setelah tamat sekolah.

“Yang menjadi persoalan para lulusan kejuruan ini adalah kurang termonitornya mereka yang tidak melanjutkan studi, atau mereka yang karena suatu dan lain hal tidak mendapat pekerjaan, sehingga dengan adanya pendampingan dari PLUT-KUMKM, maka dipastikan selalu ada dampingan usaha bagi mereka yang bermaksud membuka lapangan kerja sesuai dengan minatnya,”ujar Suherman.

Terkait program kerja PLUT-KUMKM Prov. Kalbar dalam menyukseskan desa mandiri di Kabupaten Kubu Raya, ada 4 desa Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, status kini Desa Maju, Desa Parit Baru/Parit Dalam Kecamatan Sungai Raya, status kini  Desa Maju, Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap, status kini  Desa Maju, dan Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap, status kini Desa Maju, Suherman mengemukakan pihaknya senantiasa siap mendukung program pembangunan di menjadi fokus Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Kubu Raya, terkait peningkatan status desa-desa tersebut. “Bahkan PLUT-KUMKM Prov. Kalbar berkeinginan mendampingi desa-desa lain di 14 kabupaten/kota lainnya yang ditargetkan untuk meningkatkan status desanya,”ujar Suherman.

Semoga ada sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan PLUT-KUMKM Prov. Kalbar serta SUPM Negeri Pontianak, sehingga visi dan misi pembangunan yang diemban semasa kepemimpinan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, dapat tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *