Fridayanti: Memanjakan Pelanggan d’teras Cookies Hingga Jiran Malaysia

PONTIANAK- Merintis usaha kuliner rumahan, mempunyai pelanggan dan memelihara pelanggan tetap sampai memiliki jaringan pemasaran hingga menyeberang ke jiran Malaysia adalah impian dan kebanggaan d’teras Cookies.

Ketika sudah ada kepercayaan dari pelanggan, apalagi dari jiran Malaysia, maka yang harus kita jaga adalah kepastian kualitas, rasa dan higienitas produk kue kering yang dihasilkan, sehingga pelanggan menjadi semakin yakin.

Demikian dikemukakan Fridayanti, saat mendapat kunjungan Tim Konsultan Pendamping dari  Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) Prov. Kalbar dalam program Coaching Clinic On The Spot, Selasa 29 Januari 2019, di Rumah Produksi d’teras Cookies, yang beralamat di Jl. Putri Candramidi No. 43A Kelurahan Sungai bangkong, Kecamatan Pontianak Kota.

D’teras Cookies memulai rintisan usahanya tahun 1998, perlahan mulai mendapat kepercayaan dari pelanggan dikalangan pertemanan dan tetangga. Semakin dipermudah untuk memperluas jangkauan karena ada alat komunikasi berbasis Android dan internet yang bisa menghubungkan secara cepat dengan siapapun dibelahan bumi manapun. “Saya merasa terbantu dengan kemudahan komunikasi dan internet serta bermunculannya sarana di media sosial, sehingga calon pelanggan dan pelanggan tetap dimudahkan dalam bertransaksi,”ujar Fridayanti yang bisa dihubungi melalui HP (WA): 081351285535.

“Dalam hal kuliner, tidak mudah meyakinkan pelanggan yang secara geografis jauh dan berlainan kewarganegaraan,”ujar Fridayanti yang sedang membuat pesanan aneka kue kering yang dalam waktu dekat ini akan segera dikirim ke jiran Malaysia dengan mitranya yang beralamat di No 38 Lot 6854 Taman Sri Malaga, Jalan Inai, Matang, Petrajaya, Kuching.

Sebenarnya, ujar Fridayanti, penampilan aneka jenis kue kering ini terus berkembang sesuai dengan kreasi dan ketrampilan masing-masing. “Yang membedakannya adalah rasa,”ujar Fridayanti yang terus mendengarkan penilaian pelanggan tentang citarasa kue yang dibuatnya.

Salah seorang Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Bidang Produksi, Resny Chrisviani, dalam kesempatan itu mengemukakan adalah mimpi setiap pengusaha UMKM agar produknya dapat menembus pasaran di luar wilayah administratifnya. Apa yang telah dirintis d’teras Cookies hendaknya menjadi pemicu bagi pengusaha UMKM lainnya untuk mempunyai obsesi yang sama bahkan kalau bisa melebihi. “Sebagai pengusaha UMKM hendaknya kita tidak puas hanya dengan jago kandang. Kembangkanlah produk Anda dengan menjangkau pemasaran yang lebih luas ke luar negeri, ”ujar Resny, sembari mengingatkan bahwa pengusaha UMKM diarahkan untuk mempunyai daya saing produk unggulan daerah menyongsong ASEAN Economic Community di Kalimantan Barat.

Sementara itu Koordinator Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar, Suherman, mengemukakan untuk mempersiapkan agar para pengusaha UMKM dapat menembus kawasan ASEAN diperlukan sinergisitas perekonomian daerah, sinergisitas ketenagakerjaan dan sumberdaya manusia, sinergisitas infrastruktur, sumberdaya alam dan lingkungan. Dan sinergisitas perbankan dan lembaga keuangan.

Keberhasilan,  d’teras Cookies, yang berhasil memasarkan produk kulinernya berupa aneka kue hingga ke jiran Malaysia dengan citarasa Pontianak inilah yang menjadi daya tarik hingga d’teras Cookies masih eksis hingga memasuki tahun ke dua puluh satu ini.

Menurut Fridayanti, sebenarnya banyak peluang pengusaha UMKM Kota Pontianak untuk menjalin transaksi bisnis di jiran Malaysia. “Tapi untuk memulainya harus ada kepastian produk unggulan apa yang mau ditawarkan. Selain itu, kepastian keberlanjutan kualitas dan kuantitas produk yang dipersyaratkan. Jika itu semua dijaga secara konsisten niscaya pasar luar negeri akan terbuka dengan sendirinya,”ujar Fridayanti yang juga mempunyai jaringan pemasaran hingga ke Johor Baru, Malaysia yang dirintisnya sejak tahun 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *