PLUT KUMKM Kebumen Kerjasama dengan BPD Bank Jateng Melatih UMKM Kebumen Agar Naik Kelas

Sebanyak 15 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kebumen mengikuti pelatihan simulasi bisnis mikro (Micro Business Simulation)  di Gedung PLUT Kebumen selama dua hari, Kamis (20/9) dan Jumat (21/9). Pelatihan diberikan oleh Kepala Unit Pemasaran, Iman Dwi Harmanto dari Bank Jateng Propinsi  terkait perencanaan, kelayakan, permodalan serta tatakelola keuangan usaha.

Kabid Usaha Mikro dan Hubungan Industrial Disnakerkop UMKM Kebumen selaku Pimpinan PLUT KUMKM Kebumen, Drs.H.Akhmad Sudiono M.Pd mengatakan, pelatihan ini merupakan upaya Disnakerkop UMKM Kebumen dalam membina pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih baik dan berdaya saing.

Dalam kegiatan ini mereka dilatih untuk menjalankan usahanya dengan cara yang lebih sistematis dan bankable. Artinya antara pelaku UMKM dan Bank Jateng sama-sama memberikan keuntungan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

"Selama pelatihan dua hari para pelaku usaha di diajarkan tentang  perencanaan usaha atau business plan  yang dijalankan lebih terarah, diberi  pengetahuan tatakelola keuangan, yakni peserta akan diajarkan tentang pencatatan akuntansi keuangan usaha dengan sistem pembukuan akuntansi yang berstandar, yakni bagaimana cara mengelompokan pos-pos akun dari masing-masing transaksi ke dalam buku besar, neraca, maupun ikhtisar laba/ rugi," ungkap Drs.H.Ahmad Sudiono M.Pd,

Agus Mustofa selaku Konsultan Bidang Pembiayaan PLUT KUMKM Kebumen menyampaikan kerjasama dengan BPD Bank Jateng Kebumen sudah terjalin sejak Tahun 2017,sudah ada sekitar 175 UMKM yang dilatih simulasi bisnis mikro. Kegiatan ini diharapkan terus ada dan terjalin dengan baik agar pelaku UMKM Kebumen dapat lebih dekat dengan dunia perbankan dan juga mengerti tentang manajemen usaha. Setidaknya pasca pelatihan ini peserta menindaklanjuti mengakses pembiayaan. “ucap Agus Mustofa.

Agus berharap, setelah para peserta memperoleh materi dan melakukan praktek perencanaan pengembangan usaha dan tatakelola keuangan pada akhirnya pelaku UMKM di Kebumen dapat mengembangkan usaha lebih baik, berdaya saing dan naik kelas.(ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *