Uji Kompetensi Konsultan Pendamping UMKM Kalbar

PONTIANAK- Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan mengembangkan profesi Pendamping UMKM, Pemerintah RI melalui Kemenkop UKM menyelenggarakan uji kompetensi profesi yang mengacu pada standar kompetensi nasional dan internasional.

Demikian dikemukakan Eviyanti Nasution SH, MM selaku Asisten Deputi Pendampingan Usaha Kemenkop UKM RI, pada acara Uji Kompetensi Bagi Konsultan Pendamping UMKM yang berlangsung Rabu 19 – 21 September 2018 di Transera Hotel, Pontianak. Hadir dalam kesempatan itu Ir. Rizal Usman MM, selaku Kepala Bidang Kelembagaan Pendampingan Usaha, Samsi selaku Direktur LDP Yayasan Prestasi Profesi Indonesia, dan Asesor Ellis Takari, Asesor Budi Edi Santoso, Asesor Sri Wahyuni Mega, Asesor Heru Irianto dari LSP Perkoperasian dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Eviyanti mengemukakan Pemerintah telah menerbitkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pendamping UMKM dengan Surat Keputusan Menteri Ketenaga Kerjaan RI Nomor 181 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia Bidang Pendamping UMKM.

Uji kompetensi profesi pendamping UMKM ini, ujar Eviyanti, mengacu pada 3 dasar yaitu 1) berbasis standar kompetensi (SKKNI, Standar kompetensi Internasional, Standar Kompetensi Khusus-SKK);  2) Berbasis Bukti (Bukti bahwa sesorang telah memenuhi standar kompetensi); 3) Berbasis partisipatif (proses atau metode dan hasil uji kompetensi disepakati antara yang diuji dan yang menguji).

Sementara itu Ellis Takari selaku Asesor mengemukakan uji kompetensi profesi pendamping UMKM yang diselenggarakan untuk pertama kali di Kalimantan Barat ini adalah unit kompetensi Skema Sertifikasi Konsultan Pendamping UMKM Junior mengacu pada KKNI Sub Bidang Pendamping UMKM.

Detailnya, ujar Ellis, uji skema sertifikasi Konsultan Pendamping UMKM Junior pada LSP Perkoperasian khususnya program dengan Kementerian Koperasi dan UKM ini ditentukan unit kompetensi inti diantaranya: Melakukan Identifikasi Permasalahan dan Analisis Kebutuhan UMKM; Membuat Rencana Pendampingan UMKM; Membuat Laporan Penilaian Hasil Pendampingan UMKM; Melaksanakan Pelatihan Tatap Muka (Face To Face).

Sedangkan kompetensi pilihannya ada 2 yaitu 1) Melakukan Pendampingan Penerapan Manajemen Dasar Pengelolaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Melakukan Pendampingan Penyusunan Rencana Usaha (Business Planning); 2) Melakukan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan, Melakukan PendampinganAkses Pembiayaan Usaha.

Menurut Ellis, dalam sistem uji kompetensi dalam rangka sertifikasi kompetensi, seseorang dinyatakan kompeten dan berhak mendapatkan sertifikat kompetensi harus memiliki dua (2) bentuk kompetensi, yaitu bukti utama yang dapat berasal dari hasil observasi, atau hasil penilaian portofolio, dan bukti tambahan yang dapat berupa hasil wawancara atau hasil test tertulis.

Rizal Usman selaku Kepala Bidang Kelembagaan Pendampingan Usaha, Kemenkop RI dalam kesempatan itu mengemukakan kesempatan untuk mendapatkan uji kompetensi ini hendaknya benar-benar dimanfaatkan peserta untuk memacu diri agar menjadi konsultan pendamping UMKM yang profesional. “Karna seorang Konsultan Pendamping UMKM bersertifikat perlu mengelola dan memelihara Dokumen Portofolio Kompetensi Pendamping UMKM sebagai bukti untuk kepentingan Uji Kompetensi yang pertama maupun untuk bukti perpanjangan Sertifikat Kompetensi berikutnya,”ujar Rizal.

Salah seorang Asesi Suherman yang juga Koordinator Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Prov. Kalbar mengemukakan, dapat mengikuti Uji Kompetensi Pendamping UMKM bersertifikat semacam ini sungguh merupakan kesempatan emas dan sekaligus bukti kepedulian Kemenkop UKM RI untuk memperhatikan Kalbar karena keunikan teritorial yang berbatasan darat dengan jiran Malaysia.

“Perhatian khusus Kemenkop UKM RI terhadap kemajuan UMKM di Kalbar melalui uji kompetensi pendamping UMKM bersertifikat semacam ini harusnya mendapat penghargaan dari Pemerintah Daerah,”ujar Suherman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *