Micro Business Simulation #8

CIS Cilacap, Bekerjasama dengan Bank Jateng Cabang Cilacap kembali selenggarakan kegiatan Pelatihan Simulasi Usaha Mikro (Micro Business Simulation). Diselenggarakan di Gedung PLUT Cilacap pada hari Rabu-Kamis tanggal 19-20 September 2018. Sebanyak 12 peserta dari beragam latar belakang usaha mengikuti kegiatan tersebut.

Sebagaimana biasanya, di hari pertama peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Tahap awal, yakni belajar terkait perencanaan usaha dan kelayakan usaha. Tujuannya, agar pelaku usaha mempunyai arah dalam menjalankan usahanya. Mau dikembangkan seperti apa dan sejauh mana. Selanjutnya, perencanaan tersebut bisa pula dikembangkan untuk rencana pengajuan tambahan modal, khususnya ke Bank Jateng.

“Banyak pelaku usaha terutama usaha mikro yang tidak memiliki perencanaan usaha, sehingga mereka kesulitan dalam menjaga keberlangsungan usahanya. Lalu bagaimana akan mengembangkan usaha untuk jadi maju? Karenanya pelatihan simulasi usaha semacam ini dihadirkan untuk membantu para pelaku usaha.” Ungkap Hendra, Tutor dari Bank Jateng disela-sela pemaparannya.
Tutor Bank Jateng memandu pos transaksi usaha

Di hari kedua, peserta diajarkan tentang pengelolaan keuangan usaha. Prinsipnya, harus ada pemisahan keuangan antara keuangan usaha dengan keuangan pribadi/ keluarga. Sehingga akan mudah dalam melihat perkembangan kinerja usaha. Dari dana yang diputar untuk menjalankan usaha, sebenarnya sudah menghasilkan berapa. Anggaplah kita, pelaku usaha, menjadi karyawan kelas atas. Semacam manajer, lalu kita tentukan berapa gaji kita selaku manajer. Dengan demikian, akan mengurangi kebiasaan pencampuradukan keuangan usaha, yang kerap terambil untuk kepentingan pribadi.

Agar lebih mudah dalam pengelolaan keuangan usaha, maka dibutuhkan pencatatan keuangan usaha melalui laporan akuntansi keuangan. Meski dari beberapa peserta sudah faham tentang akuntansi, karena bersekolah di jurusan akuntansi. Namun, hampir-hampir tidak menerapkan pencatatan akuntansi dalam keuangan usahanya.

Peserta belajar tentang pos-pos pencatatan keuangan. Mengambil dari contoh yang dipaparkan, transaksi dengan data tersebut dimasukkan sebagai akun apa dan diposkan ke beberapa lembar jurnal dan neraca.

Harapannya, tentu dengan pelatihan simulasi ini, pelaku usaha tidak lagi bingung menjalankan usahanya. Terlebih, agar bisa menerapkan pencatatan keuangan dalam usahanya masing-masing.[fz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *