BP3TKI Pontianak Jadikan Pilot Project Pembinaan PMI Terpadu Bersama PLUT-KUMKM Kalbar

PONTIANAK- Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak dan Dinas Koperasi dan UKM Prov. Kalbar, bersepakat untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama dengan membuat semacam pilot project pendampingan yang optimal kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan Keluarga di Kalimantan Barat.

Dengan adanya  pilot project penanganan bersama PMI Purna dan Keluarga antara BP3TKI Pontianak dan Dinas Koperasi dan UKM Prov. Kalbar melalui  Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) Prov. Kalbar ini diharapkan menjadi benchmark atau point of reference against which things may be compared or assessed bagi BNP2TKI.

Demikian dikemukakan Andi Kusuma Irfandi SE selaku Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Pontianak, Kamis 13 September 2018, saat membuka acara Coaching Clinic Plus Photo Product Kupas Tuntas Product UMKM di Gedung Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM), Jl. Sultan Syahrir No. 5, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak. Turut mendampingi Suherman SE selaku Koordinator Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM, yang dihadiri 20 PMI binaan yang berasal dari Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

"Tujuan diselenggarakannya Coaching Clinic Plus Photo Product Kupas Tuntas Product UMKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas PMI Purna dan Keluarga. Peningkatan kapasitas PMI Purna dan Keluarga menjadi wirausaha UMKM ini penetrasinya nanti diharapkan mampu memasarkan produk secara digital atau e-commerce,”ujar Andi Kusuma Irfandi.

Sementara itu Suherman mengemukakan PLUT-KUMKM sudah menyediakan tempat dan para ahli untuk melakukan konsultansi pendampingan bidang pemasaran, konsultansi pendampingan bidang kelembagaan, konsultansi pendampingan bidang produksi, konsultansi pendampingan bidang SDM, konsultansi pendampingan bidang IT, konsultansi pendampingan bidang pembiayaan dan konsultansi pendampingan bidang jaringan kerjasama. “Oleh karena itu sangat disayangkan apabila fasilitas yang sudah disediakan Pemerintah ini tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi upaya peningkatan kapasitas baik bagi wirausaha pemula maupun wirausaha yang dalam kegiatan bisnisnya mengalami kendala,”ujar Suherman.

Terhadap kegiatan Coaching Clinic Plus Photo Product Kupas Tuntas Product UMKM tersebut Azizah yang menekuni pertanian hidroponik dengan kolam ikan mengemukakan rasa puasnya untuk berkonsultasi dengan para konsultan pendamping yang ada di PLUT-KUMKM. “Bagaimana sulitnya sebagai TKA yang sudah saya alami dulu itulah menjadi pemicu saya agar anak saya mau menekuni kegiatan pertanian hidroponik dan kolam ikan yang ada agar jangan sampai tergiur bekerja jauh,”ujar Azizah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *