Fasilitasi Sertifikat Halal Bagi Produk UKM Cilacap 2018

CIS Cilacap, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Cilacap fasilitasi sertifikat halal bagi UKM Cilacap. Pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2018 diselenggarakan kegiatan Pelatihan Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Halal bagi UKM yang akan mengajukan sertifikasi halal kepada produknya. Sebanyak 10 Pelaku usaha mengikuti kegiatan tersebut di Gedung PLUT Cilacap.

Kegiatan bimbingan tersebut dilaksanakan sebagai panduan bagi pelaku usaha yang hendak mengajukan sertifikat halal bagi produk makanan/ minuman kemasannya. 8 diantaranya ialah pengaju baru yang difasilitasi oleh Dinas. Sedang yang lainnya merupakan pengaju perpanjangan masa berlaku sertifikat halal, yang dahulu juga difasilitasi oleh DPKUKM Cilacap.

Berbeda dari biasanya, aturan yang sekarang setiap pengaju sertifikasi halal harus sudah mengikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal. Termasuk juga UKM yang mengajukan perpanjangan masa berlaku sertifikat halal produknya. Sehingga nanti dalam berkas pengajuan sertifikasi halal dilampirkan bukti sertifikat telah mengikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal.

Pelatihan Sistem Jaminan Halal

Menukil dari sambutan Dian Arinda Murni, SH, MM, Kepala DPKUKM Cilacap. UKM yang memiliki produk makanan atau minuman kemasan tidak hanya cukup dengan PIRT. Kecenderungan sekarang ketika produk UKM yang berupa makanan kemasan ingin masuk dan terpajang di pasar modern ataupun dipasarkan kemana saja sangat perlu memiliki label halal yang resmi. Bahkan, UKM Cilacap sudah difasilitasi dalam ajang pameran halal internasional yang waktu itu diadakan di Malaysia. Lembaga penerbitan sertifikat halal yakni dari LPPOM MUI, untuk Cilacap ke MUI Provinsi Jawa Tengah. Dinas telah memfasilitasi sertifikat halal kepada produk UKM di Cilacap. Yang alhamdulillah, sudah tiga tahun ini dimudahkan dengan rekomendasi dari PLUT yaitu UKM-UKM mana saja yang butuh untuk difasilitasi halal pada produk makanannya.

Pelaksanaan Pelatihan Sistem Jaminan Halal yang dipandu narasumber dari LPPOM MUI Provinsi Jawa Tengah. Dipaparkan alasan-alasan mengapa produk makanan minuman harus bersertifikat halal, yang merujuk kepada prinsip halal dalam islam serta pertimbangan kesehatan tubuh manusia. Dijelaskan pula tentang prosedur pengajuan halal, bagaimana proses alur dari audit produksi dan uji laboratorium serta pengisian formulir pengajuan sampai terbitnya sertifikat halal.

Siswanto, produsen kacang atom/ sukro Cap Rajawali, mengungkapkan kesahnya. Produknya sudah dipasarkan ke beberapa distributor retail modern. Saat ini kepentok dengan salah satu syarat dalam perjanjian kesepakatan, yaitu kehalalan produk. Beruntung, bisa diikutkan dalam program fasilitas halal oleh DPKUKM Cilacap.

Selanjutnya tinggal pelaksanaan proses  audit lapangan. Untuk melihat secara langsung terkait tempat dan proses produksi, termasuk bahan-bahan yang digunakan sesuai isian dalam formulir pengajuan. Semoga lolos dan mendapatkan sertifikat halal.[fz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *