Pelaku Usaha Perlu Membuat Pedoman Operasi Baku dalam Usahanya

CIS Cilacap, -- Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DPKUKM) Kabupaten Cilacap, kembali selenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Manajemen Usaha bagi UMKM. Dilaksanakan pada Hari Kamis, 9 Agustus 2018 bertempat di Gedung PLUT Cilacap. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta dari pelaku UMKM di Cilacap. Yang merupakan salah satu wujud pemberdayaan kepada para pelaku usaha, khususnya UMKM Cilacap.

Menghadirkan narasumber dari DPKUKM dan Konsultan PLUT. Yaitu Sri Yani Anggraeni, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM, dan Yohana Hasman, SE Konsultan Bidang Kelembagaan. Acara tersebut dibuka oleh Kepala DPKUKM, Dian Arinda Murni, SH, MM.

Menukil dari sambutan beliau, bahwa UMKM merupakan penyumbang terbesar dalam pembangunan nasional. Selain sektor pendapatan negara dari pajak, juga kontribusinya dalam menciptakan peluang kerja. Yang tentu mengurangi angka pengangguran. Dalam menjalankan sebuah usaha perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain terkait pengelolaan keuangan, pengelolaan, sumberdaya manusia, pengelolaan operasional usaha, dan pengelolaan pemasaran.

Narasumber pertama, Yohana memberikan pengenalan terhadap program aplikasi keuangan usaha yang diluncurkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI. Yaitu program Lamikro (laporan Akuntansi Usaha Mikro), yang bisa diakses melalui website www.lamikro.com atau diunduh aplikasinya melalui google playstore. Aplikasi tersebut memudahkan bagi para pelaku usaha untuk mengelola dan mencatat keuangan usahanya. Selanjutnya dilanjutkan dengan tutorial pengoperasiannya.

foto: konsultan menyampaikan tentang lamikro

Narasumber kedua, Sri Yani memberikan materi tentang pengelolaan usaha. Salah satu hal penting yang harus ada yakni SOP usaha. Dengan adanya pedoman ini, tentu memudahkan pelaku usaha. Bilapun belum ada, seminimalnya adanya pembagian tugas dan pemisahan antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Dalam mengatasi permasalahan permodalan, UMKM bisa memanfaatkan akses permodalan yang ada, salah satunya KUR perbankan. Strategi yang perlu dilakukan dalam mengawali usaha ialah penggunaan modal sendiri guna mengurangi risiko. Perencanaan usaha dengan melakukan riset, pemetaan usaha dan penentuan pasar. Selain itu, peran legalitas usaha diperlukan bukan hanya sebagai perijinan semata, namun juga pemanfaatannya dalam mengakses tambahan modal. Fasilitas pemeberdayaan yang dilakukan oleh pemkab melalui dinas bertujuan agar terwujudnya UMKM naik kelas.

Selanjutnya ditambahkan materi terkait pemasaran. Terkait sarana prasarana yang difasilitasi oleh pemerintah kabupaten melalui DPKUKM. Selain kesertaan dalam beragam pameran, baik lokal, regional, nasional bahkan internasional. Cilacap telah memiliki sarana marketplace sendiri yaitu cilacapgallery.com.[fz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *