Prakoso: Ubah Mindset Dari Pencari Kerja Menjadi Pencipta Lapangan Pekerjaan

PONTIANAK- Meningkatkan jiwa kewirausahaan atau “spirit of entrepreneurship” sebagai way of life khususnya bagi peserta pelatihan dan masyarakat Indonesia sehingga mampu menurunkan jumlah idle job (angka pengangguran) dan angka kemiskinan, meningkatkan jumlah UMKM naik kelas, usaha mikro menjadi usaha kecil, usaha kecil menjadi usaha menengah dan mengkampanyekan azas-azas koperasi sebagai true of ekonomi kerakyatan.

Demikian harapan Prakoso Budi Susetio, SE, MM selaku Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM RI, Kamis 22 Februari 2018, saat membuka secara resmi Pelatihan Perkoperasian Bagi Masyarakat Strategis; Pelatihan Bagi Pengelola LKM Berbasis Kompetensi; Pelatihan Manajemen SDM KUKM Berbasis Kompetensi Bagi Juru Buku Koperasi; Pelatihan Kewirausahaan melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional Bagi Pemuda dan Mahasiswa; Pelatihan Kewirausahaan Melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional Berbasis Gender; Pelatihan Vokasional Ketrampilan Teknis Bagi SDM KUMKM; Pelatihan Peningkatan Pemahaman Perkoperasian Bagi PPKL; Dan Pelatihan Vokasional Berbasis E-Commerce, di Hotel Orchardz, Jl. Gajah Mada, Pontianak.

Menurut Prakoso, apalah artinya pelatihan-pelatihan tersebut diikuti tetapi para peserta tidak dapat mengaplikasikannya terkhusus untuk meningkatkan performa penggiat UMKM agar lebih feasible dan bankable dalam mengakses sumber permodalan dalam pengembangan usaha. "Ubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan,"ujar Prakoso.

Dalam kesempatan yang sama Ir. Marsianus SY selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Kalbar mengemukakan, pelatihan-pelatihan ini harapannya untuk meningkatkan pertumbuhan wirausaha baru di Kalbar. Memberi pengetahuan kepada Lembaga Keuangan Mikro tentang Azas-azas Koperasi dan benefitnya. “Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena tidak semua bisa mendapat pelatihan yang sangat bermanfaat ini,”ujar Marsianus.

Ketua Panitia Christina Agustin A,Pi, MM yang juga Asisten Deputi Penelitian dan pengkajian KUMKM Kemenkop dan UKM RI, menyampaikan kedelapan pelatihan yang berlangsung selama 3 hari tersebut dihadiri 260 penggiat UMKM dan start up, yang diharapkan terus memiliki jiwa kewirausahaan yaitu adanya kreativitas dan inovasi serta risk taker dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara untuk mencapai kemandirian dalam perekonomian nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *