Konsultan PLUT Dukung Pilot BDC Pontianak

PONTIANAK- PLUT Kalbar merespon positif upaya Pemerintah Kota Pontianak dalam mewujudkan Business Development Center (BDC) sebagai simpul jaringan usaha dan sarana pengembangan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang menyangkut pemasaran, produksi, sumber daya manusia dan, pembiayaan serta menjadi penghubung usaha dalam pengembangan ekonomi lokal.

Jika setiap pemerintah daerah otonom fokus mewujudkan BDC untuk kesejahteraan KSM maka dipastikan ada kontribusi usaha KSM terhadap usaha penyerapan tenaga kerja lokal. Ada kontribusi usaha KSM terhadap penciptaan pendapatan domestik bruto dan ada kontribusi usaha KSM terhadap pembentukan total nilai ekspor non migas.

Demikian dikemukakan Anton Juniardy selaku konsultan bidang SDM PLUT Kalbar, disela-sela acara Workshop Business Development Center (BDC) yang diselenggarakan Bappeda Kota Pontianak, Rabu, 26 – 27 Juli 2017 di Hotel Orchardz, Pontianak. Hadir dalam kesempatan itu Ir. Edi Kamtono selaku Wakil Walikota Pontianak, Ir. Amirullah, MA selaku Kepala Bappeda Kota Pontianak.

Menurut Edi Kamtono, meskipun BDC  masih dalam program pilot, namun prosedur operasional bakunya diharapkan menjadi panduan bagi seluruh pemangku kepentingan yang berhubungan dengan program penanganan kawasan kumuh perkotaan (P2KKP) dan masyarakat sehingga program pilot BDC ini dapat berjalan secara efektif dan optimal dalam mendukung peningkatan penghidupan masyarakat dan penangan kawasan kumuh di perkotaan.

Adapun tujuan diselenggarakannya Workshop BDC ini dijelaskan Amirullah, agar Pemerintah Kota Pontianak mampu  melaksanakan pilot BDC untuk mengembangkan usaha KSM diwilayahnya masing-masing. Selain itu tujuan khususnya adalah meningkatkan kapasitas SDM dalam melaksanakan pilot BDC untuk mengembangkan usaha KSM yang berkelanjutan. Mewujudkan BDC sebagai simpul jaringan usaha dan sarana pengembangan KSM yang mencakup pemasaran, produksi, SDM, pembiayaan serta menjadi penghubung usaha dalam pengembangan ekonomi lokal. Mewujudkan jejaring usaha antara kelompok masyarakat dengan dunia usaha dan kelompok peduli lainnya.

Menurut Anton Juniardy, jika BDC ini benar-benar dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan dunia usaha dan kelompok peduli, maka produk-produk unggulan daerah akan mendapat perhatian yang serius sehingga KSM bertumbuh kembang dengan arahan, binaan dan pendampingan yang muaranya peningkatan kesejahteraan KSM itu sendiri.

Sementara itu Suherman selaku Koordinator PLUT Kalbar secara terpisah mengemukakan pilot BDC ini harusnya menjadi prioritas pemerintah dalam membedah pertumbuhan kota-kota agar lebih terencana dan mampu menangani potensi kawasan kumuh. “PLUT Kalbar siap menjadi mitra pilot BDC,”ujar Suherman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *