Pesona Kerajinan Gerabah Natar, Lampung Selatan

Natar, 14 Juni 2017

Dalam rangka sosialisasi CIS Lampung terhadap sentra UMKM di Provinsi Lampung, 7 Konsultan CIS melakukan kunjungan ke sentra gerabah di desa Negara Ratu Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Pada kunjungan kali ini konsultan CIS disambut oleh himpunan pengrajin gerabah yang diketuai oleh Bapak Ujang Suhendi. “Sentra Gerabah ini terdiri dari 10 pengrajin gerabah dan sudah memulai usaha sejak tahun 1970”, ujarnya. Lebih lanjut bapak Hendi menceritakan bahwa bahan baku gerabah ini berasal dari lahan sawah atau kebun disekitar tempat produksi dengan mengambil lapisan tengahnya, sedangkan lapisan atas lahan atau lapisan humus dikembalikan seperti semula sehingga kesuburan tanah tetap terjaga dan dapat dikelola kembali. Adapun pemasaran yang dilakukan secara off line saat ini melalui satu galeri yang biasa dikenal konsumen dengan “Eri Arts” yang berlokasi di areal produsi. Selama ini para reseller mengambil langsung gerabah ke galeri, sedangkan untuk on-line marketing masih terbatas pada media sosial facebook. Keterbatasan tersebut disebabkan pengetahuan SDM yang minim mengenai aplikasi media sosial dan IT yang semakin beraneka ragam dewasa ini. Disisi lain mengenai pembiayaan, sejauh ini untuk mengatasi kekurangan modal para pengrajin cenderung memperoleh pinjaman dari Bank, karena belum memperoleh informasi mengenai akses pembiayaan lainnya.

Mencermati keterangan yang diberikan oleh ketua sentra gerabah, bapak Ambang selaku konsultan pendamping CIS Lampung bidang IT mengatakan “kami akan memfasiltasi pelatihan penggunaan IT bagi para pengrajin gerabah untuk mendongkrak pemasaran secara on-line, dan mengupayakan adanya Kampung UKM Digital di wilayah sentra yang instalasinya bekerjasama dengan pihak PT Telkom”. Pelatihan IT bagi pengrajin gerabah dirasa sangat dibutuhkan sebagai upaya memperluas market place, yang merupakan salah satu bagian penting dari marketing mix.

Untuk masalah pembiayaan yang masih terbatas pada pinjaman Bank, bu Shinta selaku konsultan bidang pembiayaan menjelaskan “Akses pembiayaan saat ini tidak terbatas pada pinjaman Bank saja, lembaga non-Bank juga memberikan pelayanan dana bergulir. Saat ini pihak Telkom juga memberikan layanan dana bergulir baik dengan atau tanpa agunan bagi usaha kreatif. Bagi UMKM yang berminat melakukan pengajuan pinjaman tersebut, CIS Lampung akan memfasilitasi informasi apa saja yang diperlukan sebagai syarat pengajuan”. Kujungan semacam ini dirasa sangat diperlukan sebagai upaya mengidentifikasi kendala apa yang dihadapi UMKM dan memberi alternatif solusi dalam pengembangan usahanya. Sentra UKM Pada akhir diskusi dengan para pengrajin, Tim konsultan CIS Lampung yang juga diikuti oleh Bapak Pahala Tampubolon (bidang kelembagaan), Bapak M. Nasir (bidang SDM), Bapak Amrizal Pahlevi (bidang pengembangan jaringan kerjasama), ibu Atun Hermawati (bidang produksi) dan ibu Meirisa Puspita (bidang pemasaran) menyepakati bahwa Sentra UKM Gerabah di desa Negara Ratu tersebut sangat potensial sebagai mitra binaan CIS Lampung mengingat sentra tersebut merupakan satu-satunya produsen gerabah di Provinsi Lampung sehingga tergolong unik, namun patut memerlukan pelayanan usaha terpadu dari CIS Lampung untuk peningkatan daya saing produk sekaligus sebagai upaya mewujudkan UMKM Naik Kelas bagi para pengrajin gerabah.

One thought on “Pesona Kerajinan Gerabah Natar, Lampung Selatan

  • July 25, 2017 at 4:58 am
    Permalink

    Saya sudah memberitahu Anda sebelumnya bahwa Anda harus mengikuti semua yang dia katakan dan Anda pasti akan mendapatkan pinjaman Anda dia dapat dipercaya dan sangat tidak asli dan jika Anda menemukan kesulitan dalam prosesnya, tolong beritahu saya untuk pengawal yang tepat.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *